
Description:
Penyakit jantung koroner adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penyakit ini terjadi
karena adanya penyempitan atau penyumbatan arteri koroner akibat proses aterosklerosis. Aterosklerosis
dimulai dengan disfungsi endotel yang memungkinkan lemak, kolesterol, sel darah putih, dan zat lainnya
untuk menumpuk di area yang mengalami peradangan dan terbentuknya plak ateroma. Pecahnya plak
dapat menyebabkan oklusi lumen subtotal atau total yang berkembang menjadi sindrom koroner akut.
Literatur menunjukkan adanya peningkatan penggunaan nutrasetikal dalam perlindungan dan manajemen
jantung, salah satunya propolis. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui efek terapeutik dari
propolis dalam mencegah dan mendukung terapi penyakit jantung koroner. Metode yang digunakan
adalah studi literatur berdasarkan artikel ilmiah dari jurnal nasional dan internasional dari tiga database,
seperti ScienceDirect, Pubmed, dan Google Scholar yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu sebanyak 17
artikel ilmiah. Hasil studi menunjukkan bahwa propolis memiliki efek terapeutik sebagai
antiaterosklerosis, antiinflamasi, antioksidan, perbaikan fungsi endotel, antihipertensi, antiobesitas, dan
mengatur profil lipid. Propolis juga mengurangi stress oksidatif sehingga dapat mencegah perkembangan
aterosklerosis dan memberikan perlindungan terhadap disfungsi endotel.
URL:
http://103.158.96.218:4005/web_repository/uploads/Full+Paper_B063_676-689.pdf
Type:
Procceding
Document:
Diploma III Farmasi
Date:
23-06-2024
Author:
Kadek Desi Lasminiati