
Description:
Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan budaya yang beraneka ragam. Keris
merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai adiluhur, tersebar hampir di seluruh
wilayah Indonesia. Nilai seni keris terletak pada bentuk ukiran, warangka, ornament atau pahatan (ricikan)
serta lukisan logam (pamor) pada bagian bilah. Maka dari itu dengan kata lain secara umum nilai seni utama
dari keris terdapat pada bagian bilah. Bilah keris dapat diklasifikasikan berdasarkan pamor, dhapur, dan
tangguh. Dhapur adalah bentuk fisik dari sebuah bilah keris. Secara garis besar dhapur dibagi menjadi dua
yakni dhapur untuk keris leres (lurus) dan dhapur untuk keris luk (berkelok). Namun, tidak semua orang
paham terkait dhapur keris. Berdasarkan hal tersebut fibutuhkan adanya sebuah sistem yang mampu
mengidentifikasi dhapur keris. Tujuan sistem ini untuk lebih mempermudah seseorang untuk lebih mengenal
dhapur keris. Penentuan dhapur keris dilakukan dengan mengenali pola morpologi pada sebuah citra bilah
keris, file citra akan melalui proses pelatihan model neural network dengan metode Convolutional Neural
Network (CNN) untuk mengidentifikasi dhapur dari bilah keris. Model yang didapatkan akan diterapkan
pada sistem berbasis mobile. Hasil pengujian model dari hasil pelatihan pada penelitian ini mendapatkan nilai
akurasi sebesar 99 %, dan dengan nilai loss sebesar 0.05. Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat
disimpulkan bahwa model yang dihasilkan dapat dikatakan memiliki akurasi yang baik.
URL:
http://103.158.96.218:4005/web_repository/uploads/291-Full_Paper-1167-2-10-20220901.pdf
Type:
Procceding
Document:
Diploma III Farmasi
Date:
23-06-2024
Author:
Lalu Muhamad Waisul Kuroni