
Description:
Minyak atsiri bunga lavender (Lavandula angustifolia) memiliki senyawa terpenoid
yang berfungsi sebagai repellent sehingga dapat digunakan sebagai anti nyamuk.
Penggunaan minyak atsiri langsung pada kulit dinilai kurang praktis sehingga perlu
diformulasikan dalam bentuk spray gel. HPMC merupakan salah satu gelling agent
yang dapat mempengaruhi kualitas sediaan spray gel. Penelitian ini bertujuan
untuk memperoleh sediaan spray gel dari minyak atsiri bunga lavender yang
memenuhi syarat evaluasi serta untuk mengetahui pengaruh konsentrasi HPMC
terhadap hasil evaluasi sediaan. Sediaan spray gel dibuat tiga formula dengan
variasi konsentrasi HPMC yaitu F1 (0,5%), F2 (1,5%) dan F3 (2,5%). Selanjutnya
dilakukan evaluasi sediaan selama 28 hari penyimpanan pada suhu ruang terkendali
(15-300C) yang meliputi evaluasi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, pola
penyemprotan, daya sebar dan daya lekat. Hasil penelitian menunjukan formula F1
sediaan spray gel minyak atsiri bunga lavender memenuhi syarat evaluasi sediaan
yaitu organoleptis, homogenitas, viskositas, pH, pola penyemprotan, daya sebar dan
daya lekat. Formula F2 dan F3 memenuhi syarat evaluasi organoleptis,
homogenitas, pH dan daya lekat, tetapi tidak memenuhi syarat uji viskositas, pola
penyemprotan dan daya sebar. Variasi konsentrasi HPMC sebagai gelling agent
memberikan hasil berpengaruh secara signifikan (p<0>0,05) terhadap uji homogenitas dan uji pH.
URL:
http://103.158.96.218:4005/web_repository/uploads/KTI_FIX_INA-AGUSTINA.pdf
Type:
Karya Tulis Ilmiah (KTI)
Document:
Diploma III Farmasi
Date:
10-09-2022
Author:
AGUSTINA HERMAWATI